Pages

Showing posts with label Unique Facts. Show all posts
Showing posts with label Unique Facts. Show all posts

Thursday, November 25, 2010

7 Soal Yang Sulit Dipecahkan Oleh Ilmuwan




1. Apakah anjing memiliki rasa humor?
Ilmuwan meneliti inteligensi binatang, mereka semakin mengakui suatu pandangan demikian: perilaku binatang bukan hanya bereaksi secara insting, tapi suatu reaksi bawah sadar, substansi pemikiran mereka membuatnya memiliki kemampuan merasakan suka, marah, sedih dan gembira bahkan rasa humor melalui organ sensornya.

Saturday, November 20, 2010

Mungkinkah Meninggal Saat Tidur?

Mungkinkah orang meninggal saat tidur, meski tidak menderita penyakit serius? Faktanya, mungkin saja. Walaupun tubuh dalam kondisi prima dan sehat, orang bisa menghembuskan napas terakhir dalam tidur, seperti dikutip dari laman Methode of Health.

Lalu, dalam kondisi apa seseorang bisa meninggal saat tidur, dan apa penyebabnya?


Gadis yang Dapat Tertidur Kapan Saja




Sade Biggs, gadis delapan tahun asal Inggris ini, harus kehilangan masa indah bersama teman-teman seusianya. Sebagian besar waktunya ia habiskan di ranjang. Penyakit gangguan pola tidur membuatnya terlelap hingga 30 kali sehari.

7 Tokoh yang Terbunuh oleh Karyanya Sendiri


Teknologi memang bisa memberikan kemudahan. Namun bila tak hati-hati, ia juga bisa membahayakan penggunanya. 
Bak 'pagar makan tanaman', inovasi dan teknologi ternyata juga bisa mencelakakan, bahkan merenggut nyawa tuannya. Akhir September lalu, Jimi Heselden, pemilik perusahaan yang memproduksi Segway, sebuah kendaraan semacam scooter yang populer di AS, tewas saat menumpangi kendaraan beroda dua itu. 
Discovery mengumpulkan kisah-kisah para penemu atau pemilik inovasi, yang tewas secara tragis oleh produk besutan mereka sendiri. Berikut ini para penemu atau pemilik inovasi yang tewas oleh inovasinya sendiri.

Thursday, November 11, 2010

Jari Manis Panjang = Pintar Matematika?



Baru-baru ini sebuah riset dilakukan para ahli. Ditegaskan, aspek kecerdasan tertentu dapat ditentukan oleh panjang jari. Ukuran itu dapat menentukan siswa mana yang akan mendapatkan nilai terbaik saat ujian.
Ujian SAT dilakukan oleh College Board AS. SAT merupakan singkatan Scholastic Assessment Test, diikuti ribuan siswa SMA AS setiap tahunnya.
SAT merupakan tes yang sangat penting bagi masa depan siswa saat di perguruan tinggi. Skor SAT juga dipertimbangkan untuk memilih siswa dalam menentukan beasiswa.
LiveScience.com melaporkan penelitian menyangkut hubungan panjang jari dan daerah khusus di otak itu dilakukan oleh University of Bath. Psikolog Mark Brosnan memimpin penelitian itu.
Para ahli telah menemukan bahwa panjang jari orang berbeda, karena berbagai tingkat paparan hormon estrogen dan testosteron saat masih dalam kandungan.
Bidang otak bayi yang sedang berkembang menjadi lebih khusus tergantung pada hormon yang dominan selama kehamilan.
Jika bayi terkena testosteron selama kehamilan, area otak yang berhubungan dengan keterampilan matematis dan keterampilan spatial menjadi lebih berkembang.
Sedangkan paparan estrogen di dalam rahim menyebabkan otak bayi mengembangkan keterampilan verbal.
Jika bayi terkena testosteron dalam kandungan, jari manis akan menjadi lebih panjang dari jari telunjuk. Paparan estrogen akan menyebabkan jari telunjuk tumbuh lebih panjang daripada jari manis.
Brosnan menguji teori dengan menghubungkan nilai tes di SAT dengan panjang indeks jari manis. Setiap peserta dalam studi itu telapak tangannya difotokopi dan indeks jari manis diukur.
Panjang jari diukur secara bertahap sampai dengan beda 0.1 milimeter. Nilai tes pria dan wanita juga dilihat secara terpisah.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa jari manis lebih panjang, atau eksposur testosteron yang tingkat tinggi dalam rahim akan menghasilkan nilai matematika lebih tinggi dalam SAT.
Penelitian juga menunjukkan bahwa jari manis relatif lebih panjang juga menyebabkan perbedaan yang lebih besar nilai matematika dengan nilai menulis serta membaca ujaian SAT.
Di antara perempuan, jari telunjuk yang lebih panjan, atau paparan estrogen lebih tinggi saar masih dalam rahim menghasilkan nilai SAT di bidang literasi lebih tinggi.

Pria Berjari Manis Panjang, Calon Kaya Raya



SAN FRANSISCO - Jika seseorang memiliki jari manis yang lebih panjang ketimbang jari lainnya, kemungkinan besar ia adalah calon orang kaya di masa depan. Sebuah studi menyimpulkan hal ini.


Riset yang dilakukan oleh Concordia University di Canada telah melakukan perbandingan terhadap 415 orang laki-laki dan perempuan. Mereka membandingkan ukuran panjang jari dengan perbedaan personaliti seseorang.



Kesimpulannya, laki-laki dengan ukuran jari manis yang lebih panjang, khususnya jika dibandingkan dengan panjang jari telunjuk, akan memiliki kemampuan mencari uang yang lebih besar karena sifat 'work hard play hard' yang dimiliki.



"Pria dengan jari manis yang lebih panjang tidak mudah mengatakan 'tidak', baik untuk memutuskan soal keuangan maupun memenangkan hati seorang wanita," ujar peneliti, Eric Sternstorm, seperti dikutip melaluiTelegraph, Kamis (11/11/2010).



Di sisi lain, wanita yang menginginkan pria 'biasa' harus memilih pria dengan ukuran jari telunjuk yang lebih panjang ketimbang jari lainnya. Pasalnya, pria dengan jari telunjuk yang lebih panjang cenderung mengambil langkah 'aman', tidak mau terlalu beresiko, bahkan cenderung membosankan.



Para peneliti menemukan jika tingkat testosteron memberikan pengaruh pada rasio ukuran jari pria. Pria dengan ukuran jari manis panjang memiliki kadar testosteron yang tinggi dan cenderung mendominasi. Pria seperti ini mampu mengambil resiko yang besar sekalipun dan memiliki kemauan kuat untuk menang.



"Pria seperti inilah yang dicari oleh para wanita karena memiliki kesan sehat, kaya dan tegas. Penemuan kami sangat erat kaitannya dengan kadar testosteron yang tinggi dan pria seperti ini tidak memikirkan resiko apapun dalam tiga hal, yaitu hiburan, sosial dan keuangan," ujar Sternstorm. (srn)


www.okezone.com

Wednesday, November 10, 2010

10 Hal Aneh yang Sulit Dijelaskan dengan Sains

1. Efek Placebo

Ini adalah teka-teki dalam dunia medis. Tentang bagaimana pikiran atau sugesti mempengaruhi kesehatan fisik dan memiliki kekuatan penyembuh. 


Pasien bisa sembuh dari suatu penyakit karena meyakini ia mengonsumsi obat mujarab. Meski dokter hanya memberikan pil gula atau vitamin. 



Namun, selama bertahun-tahun, efektifitas Placebo belum terukur. Dalam kacamata ilmu pengetahuan, metode ini tak bisa diandalkan.

2. Indra keenam


Lima indra, penglihatan, pendengaran, perasa, peraba, dan penciuman, membantu manusia untuk mengeksplorasi dunia.  Namun, ada lagi satu indra yakni indra keenam, atau yang dikenal dengan sebutan intuisi atau firasat.


Intuisi adalah kemampuan untuk tahu dan mengerti sesuatu tanpa menggunakan pikiran logis dan analisis. Ini umum dimiliki hampir setiap orang, yang berbeda, tingkat ketajamannya.


Sebuah survei yang dilakukan pada para CEO tahun 2006 oleh PRWeek / Burson-Marsteller, 62 persen dari para CEO cenderung untuk membuat keputusan bisnis berdasarkan intuisi daripada pada analisis data.


Filsuf Cina kuno Lao  Tsu bahkan mengatakan kekuatan intuisi akan melindungi manusia dari bahaya hingga akhir hidupnya. Bahkan Albert Einstein mengatakan, "Satu-satunya hal berharga yang nyata adalah intuisi."


Tapi darimana intuisi berasal? Belum ada jawaban pasti secara ilmiah. Studi kelenjar pineal dalam otak manusia mungkin mendekati jawaban atas misteri ini.
3. Pengalaman dekat dengan kematian


Banyak cerita tentang pengalaman dari orang-orang yang lolos dari kematian. Ada yang menyebut, seperti  berjalan di terowongan gelap menuju ke titik terang, bertemu dengan orang yang dicintai, dan muncul perasaan tenang dan pasrah.


Yang paling diingat adalah pengalaman Dr George Rodonaia, yang pernah 'mati' pada 1976. Karena pengalaman itu, Rodonaia, yang  ateis lantas ditahbiskan menjadi imam gereja ortodoks.


Dari mana pengalaman mati itu datang? Beberapa ilmuwan berspekulasi dengan menyebut bahwa itu adalah akibat dari halusinasi dari otak yang luka.


Tapi cedera otak tidak selalu terjadi pada orang yang mengalaminya, sehingga tidak ada teori ilmiah yang mampu menjelaskan secara ilmiah fenomena ini, juga mengapa pengalaman ini bisa mengubah hidup.


4. UFO

Unidentified Flying Object (UFO) adalah istilah yang diciptakan oleh Angkatan Udara Amerika Serikat pada tahun 1952 untuk mengklasifikasikan benda-benda yang tidak dapat diidentifikasi di udara.


Dalam budaya populer, konsep UFO mewakili pesawat ruang angkasa yang berkaitan dengan mahluk luar angkasa (alien).


UFO telah dilaporkan juga disaksikan orang China kuni pada abad ke-11, lalu ada Kenneth Arnold, seorang pengusaha Amerika, melaporkan melihat sembilan obyek dengan cahaya terang terbang dekat Gunung Rainier di negara bagian Washington pada tahun 1947.  Arnold menggambarkan obyek berbentuk "datar seperti loyang pie".
Di masa kini penampakan UFO kian banyak, namun belum ada penjelasan, benarkan ini fenomena nyata.
5. Deja vu


Berasal daro bahasa Prancis yang berarti 'sudah terlihat'. Ini adalah sensasi saat seseorang merasa pernah berada di suatu lokasi atau peristiwa tertentu -- meski yang dialaminya itu adalah untuk kali pertamanya.


Penelitian syaraf telah mencoba untuk menjelaskan fenomena ini dengan membahasakan sebagai:  anomali memori,  patologi otak, atau sebagai efek samping obat. Namun, tak ada jawaban pasti.


6. Hantu
Referensi hantu dalam sastra klasik oleh penulis seperti Homer dan Dante mengisyaratkan bahwa pengalaman manusia dengan fenomena paranormal berlangsung lama dan umum.


Hantu juga kerap muncul dalam budaya populer. Keberadaan hantu memiliki implikasi yang mendalam mengenai dimensi di luar dunia fisik kita dan kelangsungan jiwa manusia setelah kematian. Peneliti bekerja pada subjek ini berharap bahwa suatu hari misteri ini akan terpecahkan.


7. Hilang tanpa jejak


Ada kasus aneh di mana banyak orang telah menghilang tanpa jejak. Misalnya, pada 1937, pilot Amelia Earhart pilot dan navigator Frederick Noonan menghilang dengan pesawat Lockheed yang mereka terbangkan.


Saat mendekati Pulau Howland di Samudera Pasifik, keduanya mengirim pesan, mereka kehabisan bahan bakar. Komunikasi lantas terputus dan mereka hilang tanpa jejak.


Meski upaya investigasi maksimal dengan teknik modern dilakukan, jawaban kongkret tentang apa yang terjadi pada orang-orang yang hilang secara misterius ini belum terjawab.


8. Segitiga Bermuda


Segitiga Bermuda adalah garis imajiner yang menghubungkan Bermuda Miami, San Juan, Puerto Rico. Di lokasi itu, kapal dan pesawat terus menghilang.


Banyak cerita soal alat navigasi yang kacau, penampakan bola cahaya dari langit, kacaunya cuaca, dan dinding kabut nan aneg.


 Selama bertahun-tahun, para ilmuwan telah bekerja untuk menghilangkan prasangka misteri Segitiga Bermuda dengan mengatakan yang terjadi adalah fenomena wajar.


Namun, mereka yang pernah mengalami langsung anomali di Segitiga bermuda bersikukuh, yang terjadi di luar logika. Wilayah itu kerap dihubung-hubungkan hal aneh seperti lokasi kerajaan setan atau medan magnet dahsyat.


9. Bigfoot



Bigfoot merupakan salah satu makhluk yang paling legendaris dalam studi cryptozoology. Ia punya banyak nama alias: di Amerika Utara disebut Sasquatch, di wilayah Himalaya disebut Yeti, atau Yowie di Australia.


Pada tahun 1951, pendaki gunung Eric Shipton memoto jejak raksasa di pegunungan Himalaya. Foto itu mengejutkan dunia dan membuat kisah Bigfoot populer


Namun, karena kurangnya bukti fisik yang menguatkan keberadaan Bigfoot, ilmuwab konvensional tidak menerima klaim keberadaannya.


10. The Hum (Dengungan)


Fenomena suara dengungan frekuensi rendah terus-menerus telah dilaporkan di berbagai tempat di seluruh dunia, terutama di Amerika Serikat, Inggris, dan Eropa Utara.


Suara itu dikenal sebagai  "Hum". Bagi  yang bisa mendengarnya,  suara sering digambarkan sebagai gemuruh dari mesin diesel dari kejauhan.


Tak jarang suara ini membuat sebagian orang stres dan terganggu kehidupan normalnya.


Badan-badan pemerintah di seluruh dunia telah menyelidiki sumber 'Hum'. Di Amerika Serikat, penyelidikan awal dimulai pada 1960-an.
Pada tahun 2003, Departemen Lingkungan, Pangan dan Urusan Pedesaan di Inggris menerbitkan sebuah laporan menganalisis dampak Hum.  Namun, dari mana suara itu berasal, sampai kini belum diketahui.

Monday, November 8, 2010

Bintang Bisa Bernyanyi



Sejak lama bintang di langit telah memikat mata manusia dengan bentuk dan kerlipnya. Tapi, tahukah Anda, bintang ternyata bisa 'menyanyi'. 

Ini adalah temuan para astrofisikawan dari University of Birmingham dan sejumlah ilmuwan NASA. Nyanyian bintang mereka tangkap ketika mengukur perubahan kerlip Bintang KIC 11026764 atau yang juga dikenal dengan nama  'Gemma'. Bintang ini besarnya sekitar dua kali lipat Matahari. 

Para ilmuwan menemukan, bintang yang berjarak 3.100 triliun mil dari Bumi bisa bergetar seperti instrumen musik. Getaran ini disebabkan proses mirip gempa atau 'starquake' -- yang beresonansi dari permukaan ke inti bintang. 

Menggunakan teknik yang disebut astroseismologi, para ilmuwan mampu mendeteksi kerlip itu dan merekonstruksi suara yang dihasilkannya. 

Hasilnya, adalah dengung yang harmonis yang terdengar seperti hembusan angin tipis di atas mikrofon. Bukan sembarang nyanyian, menurut Dr Bill Chaplin, seorang asteroseismolog di Birmingham University, ini menguak informasi baru yang berharga tentang struktur internal bintang.

Getaran ini membantu para astronom mempelajari lebih lanjut ukuran, umur, dan komposisi bintang lainnnya. 

"Pada dasarnya bintang beresonansi seperti halnya instrumen musik raksasa. Secara alami, bintang mengeluarkan suara, namun kita tak bisa mendengarnya, kecuali pergi ke luar angkasa mendekatinya," kata Chaplin, seperti dimuat situs Telegraph. 

Mengapa bintang bisa bersuara? Dijelaskan Chaplin, ini karena bintang tak terbentuk secara solid hingga inti. 

"Ini membuat bintang bergetar. Meski tak mendengar dari Bumi, kita bisa mendeteksinya secara visual dari kerlipnya. Dan merekonstruksinya menjadi suara," tambah Chaplin. 

Riset terbaru ini hanya enam bulan pasca ilmuwan Sheffield University merekam getaran musik harmonis yang menakutkan dari permukaan Matahari.

Dr Chaplin bekerja dengan tim  ilmuwan internasional yang menggunakan data yang ditangkap oleh teleskop Kepler milik NASA.

Dari kerlip bintang bisa dipelajari bahwa, mirip perbandingan biola dan cello -- makin besar bintang maka makin rendah frekuensi getarannya. Ini untuk mengetahui ukuran bintang. 

Sementara untuk  materi pembentuk bintang, ilmuwan berpatok pada prinsip, gelombang suara yang melalui inti helium padat akan lebih cepat daripada hidrogen.  Getaran kemudian mempengaruhi cahaya yang dilepaskan oleh bintang.

Melakukan pengukuran jenis ini, para ilmuwan berhasil mengkalkulasi bahwa Bintang Gemma berusia lebih dari 5,94 miliar tahun -- atau semiliar tahun lebih tua dari Matahari. 

Gemma terus tumbuh hingga menjadi bola raksasa dan sedang memasuki masa-masa akhir hidupnya. 

Para ilmuwan juga menemukan bahwa Gemma memiliki inti yang terdiri sebagian besar helium yang dikelilingi oleh kulit tipis di mana berlangsung reaksi fusi hidrogen yang jadi sumber kekuatannya. 

Penasaran dengan suara nyanyian Bintang? Dengarkan di sini. (hs)



 http://teknologi.vivanews.com/news/read/187400-astrofisikawan--bintang-bisa-bernyanyi

Friday, November 5, 2010

Kisah Reinkarnasi Tang Jiang Shan


Majalah Femina Dunia Timur dari propinsi Hai Nan – Tiongkok telah memuat sebuah kisah reinkarnasi yang mengharukan, mengkisahkan pengalaman dari Tang Jiangshan dari kecamatan Gan Cheng, kota Dong Fang di timur pulau/propinsi Hai Nan.
Tang Jiangshan lahir pada tahun 1976, sewaktu berumur 3 tahun pada suatu hari ia tiba-tiba mengatakan kepada kedua orangtuanya: “Saya bukan anak kalian, pada kehidupan lampau nama saya adalah Chen Mingdao, ayah kehidupan lampauku bernama San Die. Rumah saya di Dan Zhou, dekat laut.” Omongan ini kalau didengar orang lain bagaikan omong kosong, perlu diketahui, Dan Zhou terletak di utara pulau Hai Nan, berjarak 160 km dari kota Dong Fang. 
Selain itu Tang Jiangshan mengatakan bahwasanya dirinya dibunuh dengan menggunakan golok dan tombak di dalam aksi kekerasan pada masa revolusi kebudayaan, konon di bagian pinggangnya masih terdapat bekas luka bacok peninggalan kehidupan masa lalu. Yang membuat orang merasa takjub ialah Tang Jiangshan mampu berbicara dialek Dan Zhou dengan sangat fasih. Orang Dan Zhou berbicara bahasa Jun, berbeda sekali dengan dialek Hok Kiannya kota Dong Fang, seorang bocah berumur beberapa tahun bagaimana bisa?
Pada saat Tang Jiangshan berumur 6 tahun, mendesak keluarga membawanya mengunjungi kerabatnya pada kehidupan masa lampau. Keluarganya tidak mau, maka ia mogok makan, akirnya sang ayah menurutinya, dan di bawah pengarahannya berkendaraan menuju tempat dimaksud di desa Huang Yu, kecamatan Xin Ying – kota Dan Zhou. Tang Jiangshan langsung menuju ke hadapan pak tua Chen Zan Ying, menggunakan bahasa Dan Zhou dan memanggilnya “San Die”, mengatakan dirinya bernama Chen Mingdao, adalah putra Chen Zan Ying yang pada masa revolusi besar kebudayaan oleh karena bentrokan fisik sehingga dibinasakan orang. Sesudah meninggal terlahir kembali di kecamatan Gan Cheng – kota Dong Fang, kini datang mencari orang tua kehidupan masa lampaunya.
Mendengar penuturan itu, Chen Zan Ying sejenak tertegun tak tahu bagaimana harus bersikap. Kemudian si anak kecil menunjukkan kamar tidur kehidupan masa lampaunya, dan menghitung satu persatu benda-benda pada kehidupan lampaunya. Menyaksikan semuanya ini dengan kenyataan pada masa lalu sama sekali tidak meleset, pak tua Chen Zan Ying saking terharunya berpelukan menangis dengan Tang Jiangshan dan memastikan ia memang adalah kelahiran kembali anaknya yang bernama Chen Mingdao.
Tang Jiangshan juga telah mengenali kedua kakak perempuan dan kedua adik perempuannya serta para sobat kampung lainnya, bahkan termasuk teman wanita pada kehidupan masa lampaunya: Xie Shuxiang. Semua kejadian ini telah membuat takluk kerabat dan tetangga Chen Mingdao. Sejak saat itu, “Manusia aneh dari 2 masa kehidupan”: Tang Jiangshan memiliki 2 rumah dan 2 pasang orang tua. Ia setiap tahun hilir mudik antara Dong Fang dan Dan Zhou. Si tua Chen Zan Ying beserta keluarga dan orang-orang desa pada menganggap Tang Jiangshan sebagai Chen Mingdao.  Oleh karena Chen Zan Ying tidak memiliki putra lainnya, Tang Jiangshan berperan menjadi anaknya dan berbakti hingga tahun 1998 ketika Chen Zan Ying meninggal dunia. 
Para petugas bagian editor dari majalah tersebut pada awalnya juga tidak percaya akan hal tersebut, namun melalui pemeriksaan berulang kali dan pembuktian lapangan, mau tak mau juga mengakui kebenaran tentang kejadian tersebut.